5 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Selatan

alat musik tradisional

Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan jumlah penduduk mencapai 3,7 juta jiwa. Saat ini, provinsi yang beribukota di Banjarmasin ini termasuk salah satu provinsi berkembang. Nama provinsi ini pun makin dikenal di Indonesia, begitu juga berbagai kebudayaan dan alat musik tradisional yang dimilikinya.

Alat Musik Khas Kalimantan Selatan

Seperti daerah lainnya di Indonesia, Kalimantan Selatan juga kaya akan kebudayaan daerah, mulai dari lagu daerah, pakaian adat, juga rumah adatnya. Selain itu, juga terdapat alat-alat musik khas yang keberadaannya kini mulai tergerus alat musik modern. Berikut 5 alat musik khas Kalimantan Selatan yang patut dikenal keberadaanya:

1.     Panting

Alat musik satu ini bentuknya menyerupai gambus arab, tapi dengan ukuran lebih kecil. Bahan dasarnya adalah kayu dengan lubang di bagian tengah dan sisi kanan serta kirinya dilapisi kulit hewan, bisa kulit kambing atau sapi.

 

Alat musik satu ini khas suku Banjar dan bagian dari kesenian musik panting. Biasanya dimainkan bersama dengan babun, gong, biola, suling bambu, ketipak, dan taburin. Dimainkan untuk mengiringi tarian adat atau sebagai hiburan di acara seperti pernikahan.

2.     Kintung

Alat musik tradisional khas Banjar berikutnya adalah kintung. Alat musik ini sudah jarang ditemui. Bahan dasarnya dari bambu dengan 7 ruas bambu, dan masing-masing menghasilkan nada berbeda. Memainkan kintung dengan dipukul dan alat pemukulnya juga dari bambu. Alat musik satu ini juga dikenal memiliki kekuatan gaib dan biasanya diperlombakan.

 

3.     Kalang Kupak

Kalang Kupak dimainkan dengan cara dipukul dan digunakan untuk hiburan para petani serta mengusir para binatang buas. Kalang kupak sejatinya berasal dari Suku Bukit yang dipergunakan untuk upacara adat Balian, tapi sekarang sudah beralih fungsi sebagai hiburan. Kalang Kupak terbuat dari bambu khusus, yaitu paring tamiang sehingga tidak bisa dibuat sembarangan.

4.     Kalampat

Alat musik Kalampat menyerupai gendang, tapi hanya satu sisi yang dipukul. Bahan batang batung dan rotan menjadi bahan baku pembuatan alat musik ini. Batang batung digunakan untuk membuat Kalampat sedangkan rotan untuk pemukulnya. Alat musik lain seperti gong dan kendang juga dimainkan bersama kalampat untuk mengiringi tarian dan upacara adat tradisional.

5.     Kuriding

Alat musik satu ini ukurannya kecil dan terbuat dari bambu, kayu atau enau dengan alat getar atau tali penarik. Keahlian pemain sangat dibutuhkan untuk memainkan kuriding, karena memainkannya harus ditempelkan di bibir sambil menarik alat getarnya.

 

Nah, itu dia beberapa alat musik tradisional khas dari Kalimantan Selatan. Selain alat-alat musik tersebut, masih banyak alat musik lainnya yang sering dimainkan sebagai hiburan masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan atau untuk kegiatan upacara dan pagelaran adat lokal.

 

Semoga informasi di atas bisa memperluas wawasan Anda, ya.

5 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas