Pentingnya Mengamati Gerakan Bayi dalam Kandungan

Pentingnya Mengamati Gerakan Bayi dalam Kandungan

Hamil merupakan salah satu anugerah terindah bagi pasangan yang telah menikah. Berbagai persiapan pasti dilakukan dengan maksimal agar proses kehamilan sampai persalinan dapat berlangsung dengan lancar. Di masa kehamilan, Anda juga pasti sering memperhatikan beberapa hal termasuk kesehatan kandungan. Hal lainnya yang tidak kalah penting dan harus Anda perhatikan dengan baik adalah gerakan bayi dalam kandungan.

Bayi di dalam kandungan memiliki beberapa jenis gerakan yang menandakan bahwa si kecil sehat dan aktif. Gerakan yang dilakukan bayi juga bervariasi, ada yang sangat aktif dan hanya yang tidak terlalu aktif. Di minggu ke-24 usia kehamilan, bayi biasanya akan selalu bergerak setiap harinya. Itu menandakan bahwa ia baik-baik saja di dalam sana.

Apa Gerakan yang Dilakukan Si Kecil Dalam Kandungan?

Membahas tentang gerakan yang dilakukan oleh bayi, ada beberapa variasi yang berbeda. Gerakan bisa sangat lembut, tetapi juga bisa sebaliknya. Ada kalanya gerakan menyerupai kupu-kupu yang bertebaran.

Sejumlah faktor akan mempengaruhi gerakan bayi di dalam kandungan, misalnya berat badan dan lokasi dari plasenta. Jika lokasi plasenta ada di depan rahim, maka gerakan yang dilakukan oleh bayi tidak terlalu terasa karena plasenta tersebut menjadi bantalan di antara ibu dan bayi.

Selain letak plasenta, berat badan juga bisa menjadi pemicu lainnya. Berat badan yang berlebihan dapat menambah lapisan tambahan di perut yang membuat gerakan janin sulit untuk dirasakan. Solusi yang bisa Anda lakukan adalah sering berkonsultasi kepada dokter agar mengetahui keadaan bayi di dalam kandungan.

Mengetahui Waktu Gerakan Bayi Dalam Kandungan

Anda sudah bisa merasakan gerakan dari si kecil pada minggu ke-16 atau 22 di masa kehamilan. Kemudian di minggu ke-24, gerakan janin dapat terasa setiap hari.

  • Minggu ke-1 sampai 12

Di minggu ke-1 sampai 12 masa kehamilan, Anda belum bisa merasakan gerakan janin apapun. Tetapi detak jantung bayi sudah ada di minggu ke-6 melalui pemeriksaan USG.

  • Minggu ke-27 sampai 40

Di minggu ke-27 sampai 40, gerakan janin sudah bisa Anda rasakan dengan lebih kuat dan jelas. Bahkan dalam beberapa kasus, gerakan kuat itu bisa membuat Anda merasa sakit atau terkejut.

  • Menjelang Proses Lahiran

Ketika sudah dekat dengan proses lahiran, gerakan janin akan berbeda dengan biasanya. Intensitas gerakan lebih berkurang dan tidak sama dengan minggu sebelumnya. Faktor yang menyebabkan hal ini adalah adanya ruang yang terbatas. Tetapi Anda bisa merasakan gerakan dengan frekuensi sama.

Di usia kehamilan 28 minggu, Anda harus memastikan bahwa janin akan bergerak setidaknya selama 10 kali tiap dua jam. Anda bisa menghitung gerakan si kecil setiap hari.

Salah satu cara praktis yang bisa Anda lakukan adalah duduk mengangkat kaki atau berbaring dalam posisi menyamping. Ketika Anda merasakan gerakan janin, coba hitung sambil mengamati jam.

Perhatikan dengan baik waktu yang diperlukan oleh si kecil untuk bergerak selama 10 kali. Namun Anda juga harus ingat bahwa setiap bayi akan berbeda dalam melakukan gerakan. Anda yang sering, ada juga yang gerakannya kurang.

Tapi jika bayi tidak melakukan gerakan sama sekali, Anda perlu memeriksanya ke dokter karena bisa jadi ada masalah dengan janin. Masalah yang muncul misalnya bayi terlilit plasenta atau air ketuban yang sedikit.

Sebagai ibu hamil, mempersiapkan segala sesuatu dengan baik harus Anda lakukan secara maksimal. Salah satunya yaitu dengan mengamati gerakan bayi dalam kandungan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *